Labels

Selasa, 19 Juli 2011

JANGAN DIDIK ANAKMU.......

Jangan didik anakmu laki-laki bahwa kekuatan dan keperkasaan adalah segalanya. Ajari dia untuk mencintai dan menerima dirinya apa adanya
Jangan didik anakmu laki-laki, untuk mengejar kehormatan dan kekuasaan. Ajari dia untuk mengejar cinta kasih dan kebijaksanaan.
Jangan larang anakmu laki-laki jika ia menangis dan jangan katakan padanya bahwa laki-laki tak boleh cengeng. Ajari dia untuk mengenali dan menerima perasaannya.
Bahwa air mata adalah anugerah Tuhan yang indah, sehingga ia belajar untuk tidak frustasi oleh emosinya dan jika dewasa ia telah belajar untuk hidup dengan seutuhnya
Jangan didik anakmu perempuan, bagaimana menjadi cantik. Ajari dia untuk mencintai dan menerima dirinya apa adanya
Jangan didik anakmu perempuan, bagaimana untuk menyenangkan laki-laki. Ajari dia untuk menyenangkan hati Tuhan.
Jangan larang anakmu perempuan, jika ia menikmati melompat, berlari, dan memanjat. Jika ia suka menjelajah dan mengutak-atik benda-benda.
Jangan kaupaksa dia untuk duduk manis diam dan tenang, karena jiwanya yang ingin bebas jadi dirinya sendiri dan juga rasa ingin tahunya yang telah Tuhan anugerahkan
Telah kaubonsai dan kaurusak sejak dini. Isilah rumahmu dengan cinta, hikmat, dan kebijaksanaan, bukan dengan harta, keindahan tubuh, gelar, dan kekuasaan.
Bagikanlah kepada anakmu laki-laki dan perempuan keindahan menikmati mentari pagi, kehangatan rasa ketika menggenggam pasir, kemesraan seekor kupu-kupu hinggap di atas bunga. Dan merdunya suara tetes-tetes hujan.
Jika kau ingin anakmu rajin beribadah, gemakan keberadaan Tuhan dalam dirimu. Ia takkan bisa kaupaksa berdoa dan sembahyang. Ketika dia tak dapat menangkap makna ibadah darimu.
Jika kau ingin anakmu mencintai pengetahuan pancarkan rasa ingin terus belajar. Nasihatmu tak akan bisa membuatnya mau membaca. Ketika dia tak pernah menyaksikan engkau menikmati buku.
Jika kau ingin anakmu penuh kasih, tunjukkan cinta kasihmu kepadanya dan sesama. Kata-kata saja tidak akan mempan membuatnya mengasihi jika ia tak pernah merasakan cinta darimu
Untuk anakmu, engkau adalah teladan yang utama, tak perlu banyak kata, tiada perlu jutaan nasihat, jika kau ingin anakmu hidup seperti yang kauinginkan, hiduplah demikian!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung, Silahkan Tinggalkan Komentar Anda...